8 Cara Agar Anak Cepat Membaca dan Menulis

Jaman sekarang banyak sekali anak-anak yang sudah mulai malas untuk membaca dan menulis.

Padahal membaca dan menulis itu penting untuk masa depannya nanti. Mungkin akibat efek dari teknologi dijaman sekarang ini.

Membaca adalah suatu hal yang perlu untuk kita lakukan, terutama pada anak-anak. Karena dengan membaca maka bisa akan menambah ilmu.

Menulis juga demikan, merupakan hal yang wajib di terapkan terutama untuk anak-anak.

Mengapa demikian...?

Itu karena daya ingat manusia lebih sempurna ketika saat masih anak-anak, ketimbang dengan daya ingat para remaja dan orang dewasa.

Anak-anak memiliki daya ingat yang super adalah ketika usia nol sampai dengan 5 tahun, ini disebut dengan masa keemasannya.

Apapun yang kita ajarkan pada usia tersebut biasanya anak lebih cepat menangkapnya.

Banyak juga yang bilang kalau usia nol sampai 5 tahun itu adalah waktu-waktu berharganya untuk di beri pendidikan.

Jika masukkan yang diterima anak pada usia tersebut tidak baik, maka besar kemungkinan anak tersebut jadi pemalas atau ilmu pendidikannya kurang.

Begitupun sebaliknya...

Jika pada usia nol sampai 5 tahun anak di beri ilmu yang bermanfaat maka ia akan tumbuh dengan anak yang baik dan tinggi akan pendidikan.

Bisa dikatakan cerdas pintar anak itu tergantung pada cara kita mendidiknya di usia keemasannya tersebut.

Maka dari itu jangan sampai kita melewatkan masa keemasan anak. Setidaknya kita isi masa keemasannya dengan membaca dan menulis.

Hindari gadget atau teknologi lainnya, jangan perkenalkan anak pada hal-hal yang berbau negatif untuk otaknya.

Karena kebanyakan sifat anak itu bergantung dari masa keemasan anak. Apa yang kita ajarkan itulah yang akan di terima masuk dengan cepat ke otaknya.

Sehingga apabila nanti anak sudah memasuki masa sekolah, si anak tidak akan merasa kesusahan lagi dalam membaca dan menulis.

Sebab kita sudah mengajarkannya di masa-masa keemasannya...

Namun bukan berarti lewat masa keemasannya ini kita tidak bisa lagi mengajarkan anak untuk membaca dan menulis.

Kita masih tetap mengajarkannya seperti biasa, supaya membantu perkembangan otaknya supaya lebih pintar.

Selain harus mendapat pelajaran atau pendidikan di sekolah, sebagai orang tua yang baik kita juga perlu mengajarkan anak setiap harinya.

Akan tetapi masalahnya adalah...

Tidak semua orang tua berhasil mengajarkan anaknya supaya cepat pintar, seperti bisa cepat membaca dan menulis.

Karena memang mengajarkan anak itu tidak mudah, harus di lakukan dengan trik-trik cerdas dari kita supaya anak mau belajar.

Nah, jika memang anda sudah kehabisan ide-ide untuk mengajarkan anak supaya cepat membaca dan menulis maka anda sedang membaca artikel yang tepat.

Di kesempatan kali ini team LapanCara akan membagi-bagikan informasi yang bermanfaat yaitu bagaimana cara agar anak cepat membaca dan menulis.

Untuk lebih lengkapnya maka silahkan simak di bawah ini...


Cara Agar Anak Cepat Membaca dan Menulis


Berikut 8 cara agar anak cepat membaca dan menulis :


1. Awali dengan mengenalkan nama benda disekitarnya

Bayangkan saja...

Bagaimana anak bisa membaca kalau anak belum lancar berbicara...?

Jadi...

Hal pertama supaya anak bisa cepat membaca dan menulis adalah dengan memperkenalkan nama-nama benda yang ada disekitarnya.

Kenapa tidak mengawali anak dengan mengenalkan nama huruf...?

Itu karena pada umumnya anak duluan bisa berbicara ketimbang membaca dan menulis.

Jadi dengan mengenalkan nama-nama benda maka secara perlahan lidah anak mulai terlatih dengan kosa kata yang sulit.

Caranya:

Kita harus lebih banyak bicara kepada anak sambil mengenalkan nama-nama benda yang asing dan jarang di ucapkan di sekitarnya.

Saat nanti anak sudah terbiasa, barulah anak kita kenalkan dengan nama-nama huruf.

Anak tidak bisa membaca pada umumnya itu karena anak tersebut belum mengenali semua nama benda yang ada di dunia ini.

Seperti istilah yang mengatakan tak kenal maka tak sayang, maka begitu juga cara kerja setiap otak seseorang.

Jika seseroang sudah kenal dengan sesuatu, maka bisa menimbulkan rasa sayang. Saat rasa sayang ini muncul dalam dirinya, maka akan sulit dilupakannya.

Nah, setelah anak sudah mulai mantap berbicara nama-nama benda yang asing dan jarang dilihatnya. Maka barulah kita mengajarkannya nama-nama huruf untuk di baca.

Untuk lebih lengkapnya silahkan simak poin-poin selanjutnya dibawah ini...


2. Tempelkan poster huruf abjad di dinding

Sebenarnya ada banyak sekali cara-cara yang bisa membuat anak cepat membaca, dan salah satunya seperti cara ini.

Yaitu dengan menempelkan poster-poster huruf abjad dan poster angka-angka di dinding rumah kita.

Dengan melakukan cara ini maka anak akan lebih sering memandang huruf atau angka tersebut yang ada di dinding.

Sehingga setiap hari dan kapanpun kita bisa mengajarinya apa yang tertulis di poster dinding tersebut.

Dengan begitu anak akan lebih cepat hafal dengan huruf atau angka yang di lihatnya.

Meskipun bagi kita ini terlihat spele, tapi sebenarnya cara ini paling cepat membuat anak bisa membaca.

Ini karena otak anak sudah merekam apa yang sering di lihatnya dan apa yang sering di ucapkannya.

Sehingga saat proses membaca saat di sekolah nantinya akan lebih mudah, karena si anak sudah mengenali huruf dan angka yang sering dilihatnya dirumah.


3. Gunakan karpet dirumah yang bermotif huruf

Harus anda ketahui bahwa alah bisa karena biasa. Itulah pepatah yang harus kita terapkan kepada anak.

Kita bisa itu karena sudah terbiasa, begitu juga cara kita melatih anak untuk cepat bisa membaca.

Yaitu dengan cara membiasakannya melihat dan mengajarinya membaca. Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah dengan menggunakan karpet bermotif huruf.

Tujuannya adalah saat anak duduk di atas karpet bermotif ini, maka dia akan melihat huruf yang sering kita kenalkan kepadanya.

Sehingga secara tidak langsung anak akan membacanya sendiri, semakin banyak huruf yang dilihat maka semakin banyak huruf yang terekam di otaknya.

Jangan lupa pastikan kita juga memberitahunya apabila ada huruf yang tidak diketahui atau tidak dikenalinya.

Dan pastikan juga karpet bermotif huruf ini selalu bersih, agar anak bisa bermain dan belajar di atasnya.


4. Manfaatkan tulisan di kemasan untuk dibaca

Terkadang anak sangat bosan untuk membaca buku, karena di anggapnya tidak menarik.

Jadi kita membutuhkan media bantu lain. Salah satunya menggunakan tulisan yang ada di kemasan-kemasan makanan atau sejenisnya.

Karena kemasan adalah alat bantu yang sangat sederhana dan mudah kita dapatkan di sekitar kita.

Mungkin selama ini kita pasti tidak sadar, bahwa tulisan yang ada di kemasan jugabisa kita manfaatkan untuk mengajari anak membaca.

Bagi anak-anak yang pemula, sebaiknya cari kemasan yang mempunyai tulisan yang agak besar untuk mempermudah anak membaca.

Cobalah untuk mulai mengajaknya mengeja satu persatu huruf sampai ia bisa mengucapkan sebuah kalimat yang tertera di kemasan tersebut.

Dengan menggunakan cara ini biasanya anak-anak lebih tertarik untuk membacanya ketimbang menggunakan buku.

Jika cara ini di biasakan, maka setiap kali ada kemasan yang mempunyai tulisan maka secara tidak sengaja anak akan membacanya sendiri. Meskipun kita sedang tidak bersamanya...


5. Sediakan papan tulis dirumah

Papan tulis biasanya lebih sering kita lihat berada di rumah sekolah saja, namun tidak kah anda berfikir tujuan dari papan tulis tersebut?

Khusu anak-anak, tentu saja papan tulis ini berguna untuk belajar menulis yang benar.

Jadi kenapa tidak berfikir untuk menyediakannya juga dirumah...?

Sehingga jika ada papan tulis dirumah setidaknya kita juga lebih bisa melatih anak menulis lebih sering.

Agar nantinya dia sudah terbiasa menulis saat disekolah, maka dengan begitu tulisannya lebih bagus dan lebih benar.

Tentu saja kita sebagai orang tua yang harus mendidiknya dirumah, namun bisa juga dibantu oleh kakak, abang atau keluarga kita dirumah.

Dengan begitu selain bisa mengajari anak bisa cepat membaca, menyediakan papan tulis dirumah juga bisa membuat anak pintar menulis.

Namun ada hal yang harus diperhatikan...

Sebaiknya gunakanlah papan tulis yang memakai spidol, bukan papan tulis yang memakai kapur.

Tujuannya supaya untuk menghindari anak dari bahaya kapur yang bisa saja dia hirup setiap harinya.


6. Lebih sering menemani anak menulis di buku

Jangan pernah menggantikan buku sebagai metode untuk belajar menulis. Tapi terkadang anak sering bosan memegang buku.

Kita bisa mengakalinya dengan membeli buku yang agak bermotif dan keren, sehingga bisa membangkitkan semangat menulisnya.

Sebab terkadang anak tidak tertarik menulis karena melihat buku yang begitu polos dan hanya memiliki warna putih.

Anak lebih suka melihat hal-hal yang baru dan di anggap lebih menarik dimatanya.

Selain itu...

Saat anak sudah mulai menulis maka kita harus memegang tangannya untuk mengarahkan tulisan-tulisan yang benar.

Cara inilah yang sering kali digunukan oleh guru disekolah, yaitu dengan langsung memegang tangan anak untuk menulis dengan benar.

Kita juga harus lebih sering melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh guru di sekolah. Tujuannya supaya anak bisa cepat lancar menulis.

Dan jangan lupa selalu menyuruh anak untuk membaca dari apa yang di tulisnya, agar anak tidak mudah lupa saat nantinya ia menulis hal yang sama disekolah.


7. Lakukan permainan kata dengan metode kartu

Ini adalah jenis permainan sambil belajar, yaitu dengan cara membuat kartu dari kertas karton dan tulis setiap kata pada setiap lembarnya.

Cara ini lebih efektif bisa membuat anak cepat membaca, sudah banyak yang mencoba cara ini dan hasilnya sangat memuaskan.

Anak-anak lebih berkesan dan lebih tertarik jika cara membaca di buat sebuah suatu permainan.

Masih belum mengerti...???

Ikuti langkah-langkah di bawah ini :

- Sediakan kertas karton
- Potong persegi berbentuk sebuah kartu
- Lakukan sampai menghasilkan beberapa lembar kartu
- Kemudian tulis nama atau kalimat di kartu satu persatu
- Lalu setelah semuanya selesai bacakan kepada anak
- Biarkan anak membaca kartu yang anda tunjukkan satu persatu sampai habis

Terus perhatikan apa yang dibaca oleh anak, jika ada kesalahan silahkan anda bantu koreksi.

Lakukanlah hal ini sampai semua kartu habis, dan setelah semuanya habis dan bisa di baca maka lanjutkan dengan cara yang sama.

Ulangilah cara ini dengan membuat dan memotong kertas karton yang baru dan isi dengan kalimat kata-kata yang baru.

Mudah bukan...?


8. Mengajak anak ke perpustakaan

Suasana di perpustakaan tentu saja sangat berbeda dengan suasana di rumah, meskipun yang akan kita perlihatkan kepadanya adalah buku.

Jika memang anak tidak mau membaca dan menulis di rumah bukan berati juga anak tidak mau melakukannya di perpustakaan.

Suasana yang lebih berbeda tentu saja akan membuat mood anak lebih berbeda.

Karena siapa tau dengan mengajak anak ke perpustakaan dia akan mau membaca dan menulis.

Selain itu di perpustakaan kita juga bisa memintainya untuk memilih buku yang disukai.

Sehingga dengan suasana yang berbeda ini serta pilihan buku yang sangat banyak, maka mata anak-anak akan lebih tertarik untuk mengambilnya sendiri.

Jadi bukan tidak mungkin dengan sering mengajak anak ke perpustakaan maka lebih sering pula ia belajar membaca dan menulis.

Dengan begitu anak-anak lebih cepat pintar !

Selain itu buku yang disediakan di perpustakaan juga ada bermacam-macam yang mana bisa menambah pengetahuannya juga.


Demikianlah 8 cara membuat anak agar bisa cepat membaca dan menulis. Asalkan ada arahan dari kita bukan tidak mungkin anak bisa cepat pintar.

Dan jangan lupa juga untuk terus mengajari anak setiap hari, jangan pernah bosan.

Karena semakin sering di ajari maka anak akan semakin ingat... Intinya kita harus konsisten!

Tapi jangan batasi waktu bermainnya. Karena anak juga perlu bermain untuk perkembangan otaknya.

Lakukanlah dengan santai tanpa emosi, buat dia senang dan tertawa dengan cara kita mengajarinya.

Maka dengan begitu ilmu yang anda berikan kepada anak akan lebih cepat di serap olehnya.

Sebab jika dia sudah suka belajar, maka suatu saat dia akan melakukannya sendiri tanpa harus bantuan kita lagi.

Kesimpulannya : jadikan belajar sebagai hobinya.

Semoga bermanfaat...
Newer Post
Older Post