8 Cara Membuat Donat Supaya Empuk dan Mengembang

Halo para koki, pada kesempatan kali ini team LapanCara akan membagi-bagikan resep masakan yaitu cara membuat donat.

Seperti yang sedang anda ketahui bahwa resep donat sekarang ini lagi sangat populer-populernya di cari di internet.

Betapa tidak, ada banyak sekali ide-ide cara membuat donat dengan berbagai variasi. Sehingga selain bisa di makan, kamu juga bisa memanfaatkannya untuk berdagang.

Ada banyak sekali orang yang telah sukses mengembangkan bisnisnya dengan donat buatannya sendiri.

Jaman sekarang berdagang tidak lah harus wajib mempunyai sebuah lapak khusus, karena dengan internet saja. Kita juga sudah bisa berdagang secara online.

Maka dari itu segala resep-resep yang bermanfaat banyak di incar oleh masyrakat untuk mengembangkan ide dalam membuka sebuah usaha.

Tapi tetap saja...

Apapun kebutuhan anda pastikan setidaknya anda harus mengetahui cara membuat donat empuk dan mengembang sempurna.

Supaya rasanya lebih gurih dan bukan hanya enak di mulut, tapi juga supaya kita tidak malu saat menjualnya (bagi anda yang ingin berbisnis donat).

Siapa pencipta kue donat pertama kali?

Donat adalah makanan dari jenis kue dengan bahan dasar tepung terigu dan campuran bahan-bahan lainnya.

Menurut wikepedia, donat berasal pertama kali berasal dari orang Belanda yang pada saat itu orang belanda saat gemar membuat hidangan penutup dengan jenis kue kering.

Namun ada juga cerita lain yang mengatakan bahwa donat di ciptakan pertama kali oleh seorang kapten laut yang berasal dari Denmark yaitu Hanson Gregory.

Ia membuat kue kering bulat yang berbentuk cincin itu supaya bisa di masukkan kayu di tengahnya, untuk menghindari donat terjatuh ke lantai.

Mengingat makanan ini sering berada di dalam kapal laut, yang bisa terombang ambing oleh ombak.

Sehingga terciptalah kue kering bulat dengan lubang ditengahnya yang disebut dengan donat.

Maka begitulah cerita donat kenapa bisa ada lubang bulat ditengahnya, namun cerita ini hanyalah cerita dari masyarakat yang belum pasti kebenarannya.

Oke mari kita lanjutkan...

Dulu jenis donat cuma satu, yaitu hanya dengan menggunakan gula sebagai pemanis rasanya.

Kini seiring berkembangnya jaman, donat telah banyak di olah menjadi beberapa variasi.

Beberapa di antaranya donta kentang, donat goreng, donat paha ayam, donat jco, donat ubi ungu dan donat dari isi coklat.

Namun apapun jenis donat yang akan anda buat, jika donat tersebut tidak empuk dan mengembang dengan sempurna maka sia-sia saja anda membuat donat.

Donat baru enak di makan itu apabila rasanya empuk, jika tidak empuk maka rasanya juga akan mengecewakan.

Oleh sebab itu bagi anda yang ingin mengetahui bagaimana cara mebuat donat yang empuk, maka simak dahulu tips-tipsnya di sini.

Untuk lebih lengkapnya silahkan simak di bawah ini...


Cara Membuat Donat Empuk - LapanCara


Berikut 8 Cara Membuat Donat Supaya Empuk dan Mengembang :


1. Gunakan ragi yang masih fresh

Ragi sangat bermanfaat digunakan dalam kue seperti donat, tujuannya tidak lain adalah agar kue bisa mengembang dengan sempurna.

Jarang ada orang yang membuat kue dengan sempurna tanpa mencapurinya dengan bahan ragi ini.

Selain itu ragi juga berfungsi untuk proses fermentasi pada saat kue sedang di masak, sehingga kue lebih harum dan wangi.

Supaya donat lebih empuk pastikan kita selalu merendam ragi di dalam mangkong menggunakan air hangat.

Barulah air ragi ini dicampur dengan adonan lainnya, maka dengan cara ini donat dipastikan akan lebih empuk dari pada menggunakan cara biasa.

Sebenarnya ada beberapa teknik menggunakan ragi saat proses pembuatan kue, namun kami rasa cara inilah yang paling bagus untuk anda coba.

Sudah banyak orang membuktikan bahwa dengan merendam sebentar ragi menggunakan air hangat ini bisa membuat donat lebih empuk.

Namun pastikan tetap gunakan air hangat jangan menggunakan air yang terlalu panas, sebab nanti proses fermentasi pada ragi akan terlalu cepat terjadi dan hasilnya donat kamu akan lebih mudah gosong.

Selain itu...

Pastikan ragi yang anda gunakan itu masih fresh atau masih baru dan kering. Tujuannya supaya proses pematangannya lebih sempurna.

Cara mengetahui ragi yang masih fresh adalah dengan cara memasukkannya kedalam air biasa.

Jika ada gelembung-gelembung kecil yang muncul pada air, itu berarti ragi masih aktif dan fresh.


2. Gunakan tepung terigu yang berkualitas

Tepung terigu adalah bahan dasar untuk membuat donat, jadi intinya ini adalah pondasi yang menentukan hasil dari donat anda.

Jika tepung tidak bagus dan sudah lama, maka jangan harap donat kamu juga akan bagus hasilnya.

Pastikan juga tepung yang kita gunakan itu bersih dan tidak berdebu. Karena debu inilah yang bisa mengakibatkan tekstur donat tidak mengembang sempurna.

Selain itu...

Pilihlah tepung terigu dengan kandungan protein yang sedang, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah.

Tepung terigu dengan protein sedang akan membuat tekstur daging donat lebih empuk setelah masak.

Ada banyak tepung terigu dengan protein sedang yang bisa anda cari di pasaran, salah satunya adalah tepung terigu segitiga biru.

Maka dari itu jangan asal-asalan pilih tepung untuk membuat donat, jika memang ingin hasilnya lebih empuk dan enak.


3. Tambahkan kuning telur denga perbandingan 2:1

Salah satu bahan yang paling sering di gunakan untuk membuat kue lebih empuk adalah dengan mencampurkannya dengan kuning telur.

Tapi tidak hanya kuning telur, anda juga harus mencampurkannya dengan putih telur supaya lebih empuk.

Akan tetapi...

Ada perbandingan antara kuning telur dan putih telur yang dicampurkan dalam adonan kue yang harus anda ketahui.

Jadi bukan asal-asalan !

Perbandingan yang tepat mencampurkan kuning telur dan putihnya adalah 2:1, yaitu dua butir kuning telur saja dan satu buah telur beserta putihnya.

Contohnya begini :

Jika biasa anda memasukkan 3 butir telur langsung kedalam adonan, maka gunakan teknik 2:1 (dua banding satu).

Intinya masukkan 2 butir telur yang kuningnya saja (tanpa putihnya), dan 1 butirnya lagi masukkan bersama putih-putihnya.

Gampang kan...?


4. Menggunakan air hangat

Saat anda sedang mengaduk-ngaduk tepung atau adonan donat yang belum jadi, itu biasanya kita menambahkan air sedikit demi sedikit.

Tujuannya supaya adonan tidak terlalu keras. Ya, cara yang anda lakukan sudah benar. Namun...

Ada rahisa di balik air yang kita gunakan tersebut, yaitu dengan menggunakan air hangat.

Kenapa harus air hangat...?

Karena air hangat bisa membuat adonan yang belum jadi mengalami proses fermentasi secara alami.

Sehingga saaat nantinya donat sedang di panaskan maka, bagian-bagian dalamnya ini lebih cepat masak merata.

Hasilnya donat akan lebih mengembang dan lebih empuk, ketimbang jika kita hanya menggunakan air dingin biasa saat mengaduk adonan donat.

Tapi bukan berarti semakin panas air akan semakin membuat donat empuk, sebab jika air terlalu panas maka akan malah membuat donat lebih cepat hangus.

Jadi harus hati-hati saat menambahkan air hangat, jangan terlalu panas dan jangan terlalu dingin juga.


5. Gunakan susu hangat

Pada dasaranya orang membuat donat juga banyak menggunakan susu, tujuannya selain menambah kenikmatan dalam donat ternyata susu juga berperan penting untuk membuat donat lebih lembut dan empuk.

Biasanya orang mencampurkan susu kedalam adonan tepung secara langsung, namun cara tersebut kurang efektif untuk menjadikan donat lebih empuk.

Cara yang paling efektif adalah dengan menghangatkan susu tersebut terlebih dahulu sebelum di campurkan kedalam adonan kue donat.

Tujuannya tentu saja supaya susu mengalami proses fermentasi terlebih dahulu sebelum di masak.

Sehingga susu tidak perlu harus menunggu proses fermentasi saat di masak barengan dengan adonan donat kamu.

Jadi kesimpulannya dalam daging donat tidak ada gumpalan-gumpalan halus dari susu yang membuat donat kurang empuk.

Setelah susu menjadi hangat barulah di campur dengan adonan tepung kita, kemudian baru lah donat siap untuk di open atau di goreng.


6. Menambahkan kentang

Tidak heran apabila sekarang banyak orang yang mencari resep bagaimana cara membuat donat kentang.

Selain agar donat lebih terasa kentang, ternyata mencampurkan kentang dalam donat juga bisa menjadika donat lebih gurih dan empuk.

Itulah rahasia kenapa donat kentang selalu empuk dan enak saat kita gigit. Sehingga kentang bisa kita manfaatkan untuk membuat donat lebih empuk.

Namun tetap saja harus diperhatikan, karena disini kita tidak membuat donat kentang maka gunakan kentang secukupnya.

Tapi proses mencampurkan kentang dalam adonan itu ada caranya, karena bukan dilakukan dengan sembarangan.

Berikut ini cara menggunakan kentang dalam donat :

- Cuci kentang dengan air bersih.
- Setelah itu kentang langsung di rebus sampai lembut.
- Tidak perlu di kupas kulitnya saat direbus.
- Setelah lembut dan masak, baru kupas kulit kentang.
- Setelah dikupas, tumbuk kentang sampai halus.
- Terakhir campur dengan adonan kue donat.
- Lalu aduk-aduk secara merata.

Tujuan tidak mengupas kulit kentang saat direbus adalah supaya air tidak banyak masuk kedalam kentang.

Karena jika dikupas kulitnya, air rebusan akan banyak masuk meresap kedalam kentang. Sehingga air ini tidak baik untuk tekstur adonan donat kita nantinya.

Begitulah supaya donat lebih empuk dengan cara menggunakan kentang, namun tetap diperhatikan pastikan kentang tidak terlalu banyak.

Sesuaikan saja dengan takaran adonan donat yang ingin kita buat. Jika cuma buat sedikit, ya gunakan saja satu atau dua buah kentang saja.


7. Aduk adonan dengan benar

Adonan yang belum jadi, dan biasanya itu sedang kita aduk. Nah, disinilah proses aduk membutuhkan teknik yang tepat.

Saat kita sedang mengaduk adonan donat itu tidak boleh setengah-setengah. Harus di aduk merata semuanya.

Pastikan tidak ada adonan yang belum terkena adukan, karena bagian ini akan menjadi masalah nantinya.

Bisa di bilang kunci dari empuknya donat adalah salah satu dari cara kita mengaduk adonan kita.

Tapi tetap saja, asalkan adonan yang sudah kita olah tadi harus di lakukan dengan benar. Karena adonan merupakan pondasi utama yang menentukan hasil jadinya donat.

Hal yang harus diperhatikan...

Kunci dari mengaduk donat adalah teksturnya, jadi jika donat masih lembek maka hasilnya juga akan lembek.

Begitupun sebaliknya...

Jika saat mengaduk adonan kita masih merasakan adonan masih terlalu keras, maka hasilnya juga donat akan keras.

Nah, disini kita harus mengetahui sensasi adukan yang sedang. Tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembek.

Tentu saja kita harus mengaduknya dengan tangan kita sendiri untuk mengetahui sensasinya.

Caranya cukup di tumbuk-tumbuk dan diremas-remas. Jangan lupa selalu gunakan sarung plastik agar adonan tetap higenis.


8. Masak dengan api yang kecil

Dalam proses pembuatan kue, apapun kue yang kita masak baik itu di goreng ataupun menggunakan open.

Pastikan kita selalu membiasakan memasaknya dengan cara menggunakan api yang kecil, atau dengan suhu panas yang tidak berlebihan.

Kenapa...?

Karena supaya kue lebih berkembang dan matang dengan sempurna. Jika tidak percaya kamu bisa mencoba tes menggunakan kerupuk.

Cobalah goreng kerupuk dengan api yang besar, maka hasilnya kerupuk akan lebih cepat hangus. Tapi saat kita makan daging kerupuk masih mentah dan keras.

Begitupun dengan kue yang kita masak, suhu panas sangat berpengaruh pada kue terutama donat.

Meskipun proses matangnya lebih lama dari pada menggunakan api yang besar, tapi soal rasa dan hasil jadinya tidak akan mengecewakan kita.

Untuk apa cepat matang kalau hasilnya sia-sia, lebih baik sedikit bersabar dan menunggu hasil yang memuaskan.

Memanaskan donat dengan api yang kecil lebih baik, sebab seluruh bagian adonan tepung juga akan matang secara keseluruhan.

Dari segi rasa pun lebih enak menggunakan api yang lebih kecil ketimbang dengan api yang terlalu panas.


Demikianlah 8 cara membuat onat empuk dan mengembang sempurna. Itulah hal-hal yang harus anda perhatikan saat membuat donat secara manual.

Selain itu pastikan juga takaran air di dalam adonan donat itu pas. Jangan kebanyakan dan jangan kurang. Karena ini juga bisa mempengaruhi empuk tidaknya sebuah donat.

Selamat mencoba...
Newer Post
Older Post