8 Cara Supaya Ekor Burung Murai cepat Tumbuh

Burung murai sering juga disebut dengan burung Kucica atau shamas, yang mana jenis burung ini merupakan pemakan serangga yang berukuran sedang.

Namun ada juga beberapa yang suka memakan buah beri dan buah lainnya. Menurut sumber di Wikipedia bahwa burung ini paling banyak di temukan di Afrika dan Asia.

Burung murai tergolong langka dan bahkan terancam punah, menurut informasi yang beredar bahwa burung murai hanya memiliki populasi kurang dari 250.

Jadi jangan heran apabila untuk merawat burung ini sebagai peliharaan bukanlah hal yang mudah. Namun meskipun demikian harga burung ini tentu sebanding dengan langkanya burung tersebut.

Tak heran apabila hanya beberapa orang saja yang memilihara burung murai ini, jika anda memiliki salah satunya pasti anda sangatlah beruntung. Sebenarnya jenis burung murai itu ada 12 jenis.

Namun di Indonesia jenis murai yang paling terkenal adalah murai batu. Selain murai batu berikut di bawah ini 11 jenis burung murai yang perlu anda ketahui :

- Murai alis putih
- Murai andaman
- Murai ekor kuning
- Murai ekor putih
- Murai Filipina
- Murai hitam
- Murai india
- Murai kampung
- Murai madagaskar
- Murai mahkota putih
- Murai Seychelles

Nah itulah 11 jenis burung murai selain murai batu yang paling terkenal di Indonesia. Apabila Anda sedang memilihara salah satunya maka pelihara lah dengan baik dan benar.

Tapi...

Apakah kamu mengetahui bahwa rata-rata burung hampir memiliki masalah yang sama yaitu rontoknya pada bulu-bulu burung tersebut. Hal ini sering juga disebut dengan Mabung.

Dan salah satu yang di alami oleh sekian banyak burung adalah burung murai. Tapi anda tidak perlu khawatir karena ini adalah proses alami yang terjadi paling sering setahun sekali.

Jadi bisa di katakan bahwa peristiwa rontoknya bulu burung atau yang disebut mabung ini merupakan peristiwa siklus setahun sekali. Meskipun ada beberapa kasus di akibatkan oleh penyakit tertentu.

Peristiwa rontoknya bulu pada burung murai ini paling banyak disebabkan oleh pergantian bulu, yaitu dari bulu yang sudah tua menjadi bulu baru yang muda.

Nah, apabila burung murai anda sedang mengalami hal ini maka diperlukan perawatan khusus supaya bulu murai cepat tumbuh. Karena apabila di biarkan bisa saja bulunya sangat lama tumbuh.

Selain itu dengan adanya perawatan maka bulu yang tumbuh akan lebih kokoh dan kuat sehingga penampilan burung terlihat jauh lebih sehat. Bagi sebagian orang tidak mengerti cara merawat bulu murai.

Terutama...

Pada bagian ekor bulu burung murai, sebab ekornya ini sering kali bermasalah jika tidak dilakukan perawatan dengan benar. Seperti yang kita ketahui bahwa ekor murai sangatlah indah.

Sebab dari beberapa kasus, pertumbuhan paling lambat pada bulu murai adalah tepat di bagian ekornya. Sering membiarkan burung stres dan salah perawatan burung murai bisa menjadi penyebab ekor murai lambat tumbuh.

Bagi anda yang bingung tidak tahu harus melakukan apa pada bulu burung murai agar cepat tumbuh dengan sehat maka bisa mencoba beberapa cara seperti yang akan kita bahas disini.

Untuk lebih lengkapnya slahkan simak dibawah ini...


Cara Supaya Ekor Murai Cepat Tumbuh


Berikut 8 Cara Supaya Ekor Burung Murai Cepat Tumbuh :


1. Bersihkan burung murai dengan air hangat

Hal pertama yang harus kita lakukan supaya bulu ekor murai cepat tumbuh adalah dengan cara memandikannya dengan menggunakan air hangat.

Kenapa air hangat?

Karena air hangat bisa membuka pori-pori lebih lebar pada kulit burung murai, sehingga pelebaran pori-pori tersebut guna membersihkan lubang-lubang yang terkadang tertutupi kotoran.

Lubang pori-pori ini bisa saja sedang mengalami penyumbatan yang terjadi secara alamiah. Bisa di akibatkan oleh debu ataupun kotoran.

Kemungkinan besar pori-pori yang tersumbat inilah yang menghalang pertumbuhan bulu burung murai.

Usahakan saat membersihkan burung murai, bagian kulit murai harus benar-benar terkena usapan air hangat.

Setelah itu kita bisa mengusap-usapnya menggunakan tangan kita untuk membersihkan pori-pori yang tersumbat tersebut.


2. Bersihkan bulu murai dengan cairan anti kutu

Kutu merupakan salah satu penyebab yang bisa menyebabkan bulu-bulu murai menjadi cepat rontok. Jika selama ini burung anda mengalami hal-hal yang demikian maka waspadai lah terhadap hama yang satu ini.

Kutu tentu saja bukan hanya ada pada rambut manusia, namun bisa juga terdapat pada bulu-bulu burung. Kutu berkembang biak dan bertahan hidup dengan cara menghisap darah pada kulit.

Bisa saja kulit burung murai kita yang sering kali menjadi korbannya, dan akibatnya kulit burung murai sering mengalami luka-luka kecil, sehingga menyebabkan korengan dan menghalang pertumbuhan bulu.

Kebersihan burung adalah faktor utama yang harus di jaga terlebih dahulu, karena semakin bersih perawatan pada burung maka semakin kecil pula kemungkinan burung terserang hama.

Ada baiknya sesekali berihkan burung murai kita dengan memberinya cairan anti kutu, namun sebagian orang lebih suka menggunakan shampo atau air sabun cap sampan untuk mengatasinya.

Tapi menurut pengalaman dari orang-orang yang memelihara burung murai, air sabun cap sampan sangat ampuh membasmi kutu-kutu yang hinggap di bulu burung murai.


3. Bersihkan kandang burung murai dengan rutin

Masih di tentang masalah kebersihan, kali ini kebersihan yang harus di jaga adalah pada bagian kandang burung murai itu sendiri.

Sebagaimana seperti yang kita ketahui, kandangnya ini juga ikut berpengaruh apabila sering kita biarkan kotor dan jorok.

Kandang yang jorok sangat rentan sekali terhadap kuman dan bakteri yang bisa dengan mudah menyerang burung murai setiap harinya.

Akibatnya...

Burung murai sering mengalami sakit yang jarang kita ketahui, saat kondisi sudah parah barulah burung murai mengalami masalah-masalah serius seperti kerontokan pada bulunya.

Oleh sebab itu pastikan jaga kebersihan kandang burung murai setiap paling tidak 3 hari sekali. Yaitu dengan cara menyemprotkan sesekali menggunakan air anti seperti pestisida.

Dengan begitu hama tidak akan lama bertahan pada sangkar si burung murai, dan kesehatan burung juga akan lebih terjaga.


4. Menggunakan bawang putih

Ternyata bawang putih sangat bagus sekali untuk menumbuhkan bulu murai yang sedang mabung atau sedang mengalami kerontokan.

Khasiat bawang putih pada burung adalah dapat merangsang perumbuhan bulu-bulu yang ada di permukaan kulitnya tersebut.

Tapi...

Bawang putih bukan untuk diberi makan, namun bawang putih di gunakan untuk di gosok-gosokan pada kulit burung murai secara perlahan-lahan.

Dan pastikan sebelum di terapkan cara ini, bawang putih yang akan di gunakan sudah di belah menjadi 2 bagian. Lalu bagian dalam dari bawang putih inilah yang akan kita gosokkan pada kulit burung.

Selain itu...

Saat sedang menerapkan cara ini kita juga harus memegang burung dengan sebaik-baiknya, jangan sampai burung kesakitan dan jangan sampai pula burung lepas dari sangkarnya.

Jadi lakukan cara ini dengan hati-hati serta perlahan tapi pasti...


5. Menggunakan minyak ikan

Cara selanjutnya agar bulu ekor murai cepat panjang yaitu dengan menggunakan minyak ikan.

Dan kali ini minyak ikan yang digunakan adalah untuk diberi makan pada si burung tersebut, bukan untuk di gosokkan seperti menggunakan bawang putih.

Minyak ikan mengandung vitamin khusus, seperti vitamin E dan lain-lain sebaginya yang sangat bermanfaat untuk mempercepat proses pertumbuhan bulu murai kita.

Dari orang yang berpengalaman dalam merawat burung murai, mereka lebih memilih menggunakan jenis minyak ikan yang berbentuk kapsul.

Nanti kapsul ini kita buka terlebih dahulu ujunya supaya minyak ikannya keluar, dan setelah itu kita campurkan minyak ikan tersebut dengan makanan burung murai kita.

Setelah dicampurkan maka jangan lupa makanannya kita aduk-aduk supaya semuanya merata terkena minyak ikan. Dan kemudian barulah diberikan kepada burung murai untuk di makan.

Dengan melakukan cara ini maka pertumbuhan bulu terutama ekornya juga akan semakin cepat, ketimbang hanya memberi makanan tanpa campuran minyak ikan. Selain itu burung juga bisa lebih sehat dan fit.


6. Mandikan burung murai setiap hari

Jika biasanya burung murai yang sedang tidak mengalami masalah itu dimandikan 2 kali sehari atau bahkan lebih.

Maka jika ingin bulu ekornya tumbuh dengan cepat maka kita perlu memandikannya setiap hari.

Semakin sering bulu burung murai terkena air, maka akan semakin cepat pula proses pertumbuhan bulunya tersebut.

Namun jangan berlebihan, cukup di lakukan pada pagi dan sore hari saja. Karena bila berlebihan juga tidak bagus untuk bulunya.

Namun ada hal yang harus di perhatikan...

Saat burung murai selesai dimandikan, usahakan jangan langsung dijemur di sinar matahari atau di tempat panas.

Cukup di kipas atau di anginkan saja sebentar jika memang burung dalam keadaan basah kuyup.

Karena bila kita sering menjemur burung di sinar matahari setiap kali burung tersebut selesai mandi maka ini bisa mengakibatkan bulu-bulunya mudah rapuh dan mudah sekali rontok.

Jadi usahakan sangakar dan burungnya di taruh ditempat yang adem atau tempat-tempat sejuk yang minim sinar matahari.

Tapi jika si burung sudah kering maka barulah aman di jemur terkena sinar matahari secara langsung.


7. Berikan makanan ekstra yang bernutrisi

Salah satu faktor penting yang harus kita ingat jika anda ingin ekor burung murai cepat tumbuh adalah dengan cara memberikannya makanan ekstara yang bernutrisi tinggi.

Pada umumnya makanan pokok burung murai adalah Voer atau Poor. Nah, disinilah kita harus mencampurnya dengan makanan tambahan.

Namun bukan berarti voer tidak perlu di berikan lagi, kita tetap memberikan voer namun lebih sedikit dari biasanya.

Karena sekarang kita aka menambahkannya dengan makanan tambahan yang memiliki nutrisi dan protein yang tinggi.

Adapun makanan tambahan yang bagus diberikan untuk burung murai adalah sebagai berikut :

- Kroto
- Jangkrik
- Ulat kandang
- Ulat hongkong
- Cacing tanah
- Larva tawon
- Ikan jepis kecil
- Telur rebus yang sudah di haluskan

Nah, itulah di atas beberapa makanan tambahan yang bisa di jadikan makanan tambahan untuk menambah nutrisi burung murai.

Dengan memeberikan makanan tambahan di atas maka pertumbuhan bulu termasuk ekornya akan lebih cepat dari biasanya.

Selain itu makanan tambahan di atas juga bisa menyehatkan burung dan bisa membuat suara burung murai lebih nyaring lagi.


8. Hindari burung stres

Stes sering kali di alami oleh burung kapan saja, terutama jika kita salah dalam perawatannya.

Terlalu memaksakan merawat burung juga sangat tidak baik bagi kesehatan burung murai sendiri.

Biasanya hal yang paling sering adalah ketika kita memegang burung tersebut, sehingga burung merasa terancam dan sering mengalami ketakutan.

Saat kejadian ini sering di alami oleh burung maka bisa saja burung mengalami depresi sehingga burung menjadi stres dan tidak berani lagi untuk makan atau pun minum.

Sehingga kesehatan burung pun menurun, pengaruhnya juga terjadi pada bulu serta ekornya. Dari fisiknya kita sudah mengetahui bahwa burung sering lemas sehingga bulu-bulunya sering berjatuhan dan rontok.

Maka dari itu kita harus hati-hati dalam merawat burung, selain itu kita juga perlu menghindari sangkarnya tersebut dari tempat-tempat yang mudah di jangkau apalagi mudah tersentuh.

Sangkar burung yang sering di tergoyangkan oleh manusia atau hewan lainnya juga bisa membuat burung stres dan mengalami sakit-sakitan akibat ketakutan atau mengalami trauma.

Jadi hindarilah sering memegang burung, dan pastikan letak sangkarnya itu memang tepat dan baik untuknya atau aman terhadap gangguan.


Demikianlah 8 cara supaya ekor burung murai cepat panjang, dengan perawatan yang benar serta kesabaran maka tidak membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menumbuhkan bulunya tersebut.

Semoga bermanfaat...
Newer Post
Older Post